Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan, Upaya Merawat Keberagaman.


Oleh : Nidhomul Haq
Sebagai salah satu bentuk upaya menjadi warga negara yang baik tentunya harus mempelajari ilmu kewarganegaraan dan menanamkan nilai-nilainya dalam kehidupan sebagai bentuk kesiapan untuk bersosial di masyarakat berbangsa dan bernegara, sehingga walaupun adu domba merajalela, rongrongan konflik terus menggebu-gebu, ataupun rasisme dan kesalahpahaman yang dipicu untuk memecah belah, ia akan tetap teguh tak goyah demi mempertahankan persatuan NKRI rumah kita bersama, terlebih bagi pemuda masa kini entah itu santri, mahasiswa ataupun pelajar sekalipun yang gaungnya ditunggu-tunggu di elemen masyarakat sebagai aktor perubahan.

PKN sangat penting bahkan wajib di pelajari bukan hanya untuk kalangan pemuda saja , tetapi oleh semua warga negara entah melalui pendidikan formal maupun nonformal, sebagai bentuk konsekuensi logis hidup bernegara dan sebagai bentuk rasa kecintaan warga negara terhadap bangsanya.

Indonesia yang multikultural terdiri dari beberapa suku, etnis dan bahasa yang beragam dan berbeda-beda, memang sangat rawan untuk terjadinya sebuah konflik dan perpecahan antar suku maupun sesama suku sendiri karena kesalahpahaman, beda pendapat, pemikiran dan budaya serta tidak ada pemahaman yang menyatukan kesemuanya demi menjaga identitas jati diri bangsa.

Oleh karena itu salah satu bentuk dari sekian banyak upaya preventifnya adalah mempelajari dan mempraktikkan ilmu PKN (Pendidikan Kewarganegaraan) untuk merawat ideologi, identitas jati diri, dan moral bangsa ini dalam perikehidupan, meskipun mereka semuanya berbeda dalam masyarakat yang plural namun mereka masih bisa hidup dengan damai, toleran, saling menghargai dan menghormati serta hidup secara berdampingan dengan aman dan tentram.

Inilah pentingnya belajar PKN dalam kehidupan berkewarganegaraan yaitu untuk membentengi warga negara dari perpecahan dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

Sebab "Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah mewujudkan warga negara sadar bela negara berlandaskan pemahaman politik kebangsaan, dan kepekaan mengembangkan jati diri dan moral bangsa dalam perikehidupan bangsa. Pendidikan kewarganegaraan sangat penting. Dalam konteks Indonesia, pendidikan kewarganegaraan itu berisi antara lain mengenai pruralisme yakni sikap menghargai keragaman, pembelajaran kolaboratif, dan kreatifitas. Pendidikan itu mengajarkan nilai-nilai kewarganegaraan dalam kerangka identitas nasional PBNU (Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945).

Penulis adalah Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Google +

Admin sekitar muria

Terima Kasih sudah membaca artikel di SEKITARMURIA.COM silahkan tinggalkan komentar maupun like untuk masukan buat tim redaksi. Kami juga menerima tulisan dari pembaca, dengan cara kirim melalui email kami sekitarmuria@gmail.com jangan lupa share artikel ini.

0 komentar:

Post a Comment