Meski Tak Berpenghasilan Tetap, Jasuwan Tetap Bersyukur Menjadi Tukang Becak

Jasuwan, Tukang Becak di Depan Gapura Gang Jenggolo 01, Rw 02 Desa Janggalan Kota Kudus
SEKITARMURIA.COM, KUDUS – Di tengah padatnya arus lalu lintas sekitar Desa Janggalan Kota Kudus. Terlihat seorang tukang becak yang sedang menunggu penumpang. Ya, namanya Jasuwan warga Desa Ngaringan Gebog Kudus.

Ia sehari-hari bekerja sebagai tukang becak yang mangkal di sebelah barat Gapura Gang Jenggolo 01, Rw 02 Desa Janggalan Kota Kudus. Sudah sekitar 36 tahun Jasuwan menjadi tukang becak, namun ia tetap menjalani pekerjaannya tersebut dengan suka cita.

Saat ditemui sekitarmuria.com, Bapak dari tujuh anak ini bercerita tentang pekerjaanya sehari-hari. Ia mengaku sudah puluhan tahun menjadi tukang becak. “Saya menjadi tukang becak sejak tahun 1980-an,” katanya pada selasa siang (14/2/17). 

Lebih lanjut ia menuturkan becak yang ia gunakan untuk bekerja bukan merupakan miliknya, akan tetapi milik seseorang yang ia sewa perharinya. “Saya sewa becak perharinya Rp. 4.000,” ujarnya. 

Dalam sehari, penghasilannya tidak menentu. Namun ia tetap bersyukur atas rezeki yang ia peroleh. “Ya antara Rp. 10.000 sampai Rp. 15.000. Terkadang juga tidak ada,” terangnya. Dari penghasilannya tersebut, ia mengaku belum cukup untuk menghidupi keluarganya. Namun ia bersyukur istrinya dapat bekerja di pabrik rokok, sehingga mampu meringankan beban keluarganya.

Diusinya yang sudah tua, ia masih mempunyai tanggung jawab menyekolahkan satu putranya yang masih duduk di kelas empat SD. Ia pun berharap putranya tersebut bisa memperoleh pendidkan lebih tinggi dibanding ia dan keenam anaknya. “Saya hanya sekolah sampai kelas empat SD, ke enam anak saya juga tidak sampai lulus SMP,” terangnya.

Oleh karena itu Laki-laki yang beralamat di Dusun Klumpit Desa Ngaringan berharap dapat pekerjaan yang tetap. Supaya bisa membiayai putranya memperoleh pendidikan layak. Namun ia menyadari bahwa ia tidak punya ijazah. “Saya berharap bisa bekerja menjadi tukang kebun, atau pembatu gitu,” harapnya. (WA/SM)
Google +

Admin sekitar muria

Terima Kasih sudah membaca artikel di SEKITARMURIA.COM silahkan tinggalkan komentar maupun like untuk masukan buat tim redaksi. Kami juga menerima tulisan dari pembaca, dengan cara kirim melalui email kami sekitarmuria@gmail.com jangan lupa share artikel ini.

0 komentar:

Post a Comment