Rektor UMK : Narkoba dan Paham Radikal Harus Ditolak

Rektor UMK foto bersama ketua BEM UMK
SEKITARMURIA.COM, KUDUS – Sivitas akademika Universitas Muria Kudus (UMK), menegaskan menolak peredaran dan penyalahgunaan Narkoba serta paham radikal di Indonesia. Narkoba dan gerakan radikal dinilai mengancam generasi bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

hal tersebut ditegaskan oleh Rektor UMK, Dr. Suparnyo SH. MS., saat memberi orasi setelah melantik ketua dan jajaran pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau Organisasi Mahasiswa (Ormawa), pada Rabu (9/8/2017).

Suparnyo mengaku prihatin dengan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba yang membuat masyarakat menjadi rugi. “Tidak sekadar menyasar para artis, tapi sudah banyak generasi muda juga yang sudah terjerumus mengonsumsi barang haram ini,” tegasnya.

Maka dari itu, pihaknya dengan tegas menolak peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, serta mendukung upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) memberantas peredaran Narkoba. “Narkoba harus diberantas untuk menyelamatkan generasi bangsa,” katanya.


Selain itu, Suparnyo juga menolak adanya gerakan radikalisme, karena berpotensi merongrong dan mengancam keutuhan NKRI. Oleh karena itu sebagai warga negara Indonesia harus semestinya menjaga keutuhan bangsa.

“Untuk itu, gerakan, paham dan ideologi radikal yang berpotensi mengancam keutuhan NKRI, harus ditolak. NKRI adalah rumah kita, tanam tumpah darah yang sudah semestinya dirawat dan dijaga keutuhannya,” ujarnya. (RD/WA/SM)
Google +

Admin Sekitar Muria

Terima Kasih sudah membaca artikel di SEKITARMURIA.COM silahkan tinggalkan komentar maupun like untuk masukan buat tim redaksi. Kami juga menerima tulisan dari pembaca, dengan cara kirim melalui email kami sekitarmuria@gmail.com jangan lupa share artikel ini.

0 komentar:

Post a Comment